[Liputan] Menikmati Keberagaman Pop Culture di Popcon Asia 2017
J-Event - Thursday, August 10, 2017 | 6:41 pm

Hai minna! Berjumpa lagi dengan kami dari tim liputan Nippon Club yang kali ini akan membawakan petualangan kami saat menghadiri acara Popcon Asia 2017 pada tanggal 5-6 Agustus 2017 di Hall B Jakarta Convention Center! Popcon Asia merupakan suatu sarana yang berdedikasi untuk menciptakan kesadaran dan apresiasi terhadap kreativitas dan seni dari pop culture, termasuk komik, animasi, film, serial TV, mainan, musik, game, serta teknologi. Penasaran dengan kelangsungan acara Popcon Asia yang keenam ini? Yuk langsung simak saja liputannya!

Popcon Asia 2017 ini terbagi atas beberapa bagian, seperti exhibition area, main stage, Pop Connect, Parade Arena, beragam Workshop dan Masterclass, dan lain-lain. Pop Connect merupakan sarana untuk mempertemukan kreator lokal dan publisher di mana kedua pihak bisa saling berinteraksi dan kreator bisa menyerahkan portofolio mereka ke publisher yang dituju. Parade Arena merupakan panggung kecil yang mengadakan kompetisi seperti Doodle Battle dan Game Competition serta berbagai talkshow.


Keramaian di stand LINE Webtoon


Area Archipelageek



Barisan booth di Artist Alley


Serunya mencoba permainan VR

Pada exhibition area, di lokasi byang dinamai Artist Alley, berderet ratusan booth yang didirikan oleh berbagai kreator yang memamerkan serta menjual hasil karya mereka, dari kaos, topi, poster, buku, gantungan kunci, dan masih banyak lagi. Di sini juga terdapat daerah bernama Archipelageek, di mana 12 peserta yang terpilih bisa menampilkan game hasil karya mereka yang dibuat untuk kompetisi ini. Ada juga beberapa stand dari berbagai perusahaan yang berhubungan dengan pop culture, seperti LINE Webtoon, KOSMIK, BumiLangit, re:ON Comics, electronic city, dan lain sebagainya.


Stand re:ON Comics


Memainkan Boardgame Indonesia

Bagi yang kelelahan setelah mengitari area Popcon Asia ini juga bisa beristirahat sambil menikmati makanan dan minuman di area Food & Beverages yang telah disediakan. Di sebelahnya terdapat Popcon Official Store yang menjual berbagai merchandise Popcon Asia dan goods dari guest star yang hadir. Ada pun Pop Star Signing & Photo Area, di mana pengunjung bisa bertemu langsung dengan PopStar, yakni para bintang tamu yang diundang hadir ke Popcon Asia ini.


Area peristirahatan

Kemudian ada juga daerah Main Stage, di mana diadakan berbagai jenis talkshow dan peluncuran produk. Salah satunya adalah talkshow bersama Tooru Fujisawa, mangaka yang melegenda atas karyanya yaitu Great Teacher Onizuka (GTO) serta menggambarkan desain untuk seri Space Sheriff Gavan, dan Hendry Prasetya, komikus Indonesia yang telah mengilustrasikan untuk komik Bima Satria Garuda dan Mighty Morphin Power Rangers. Setelah berbincang sejenak, MC di panggung pun mempersilahkan beberapa penonton untuk memberikan beberapa pertanyaan.


Talkshow Tooru Fujisawa dan Hendry Prasetya

Ketika ditanyakan apakah sudah kepikiran bagaimana akhir cerita GTO, Fujisawa-sensei mengungkapkan bahwa sudah beliau pikirkan akhirnya, namun saat dituliskan hasilnya berbeda dengan yang dibayangkan. Mengenai pacar Onizuka nantinya mungkin juga seorang guru karena passion-nya dalam dunia pendidikan. Ada yang menanyakan tentang apakah ada kontra dari dunia pendidikan di Jepang mengenai manga Great Teacher Onizuka, ternyata walau bukan menentang, tetapi banyak yang berkomentar bahwa tidak mungkin ada guru seperti Onizuka di Jepang.

Meskipun begitu, banyak juga yang terinspirasi untuk menjadi guru yang hebat seperti Onizuka. Walau Onizuka merupakan mantan anggota geng bermotor, namun sisi negatif tersebut tidak ditonjolkan, melainkan sisi kerennya serta pesan bahwa seorang preman sekalipun bisa menjadi guru yang diperlihatkan.


Hendry Prasetya (kiri) dan Tooru Fujisawa (tengah) yang menanti pertanyaan dari penonton

Mengenai proses kreatif dalam pembuatan manga Great Teacher Onizuka, Fujisawa-sensei mendapatkan inspirasi dari mencari tahu insiden-insiden yang berhubungan dengan sekolah serta dari pengalamannya sendiri. Fujiwara-sensei juga mengatakan perharinya beliau menargetkan untuk menyelesaikan 4 halaman untuk manganya dengan dibantu 4 orang asisten.

Selain itu ada juga Ayano Fujisawa, yang terkenal menjadi pemeran Yui Kanzaki pada seri Kamen Rider Ryuki. Ayano yang masih kelelahan karena baru tiba di Indonesia sehari sebelumnya, tetap antusias menghadiri talkshow ini demi para penggemar Kamen Rider Ryuuki. Di atas panggung para MC menanyakan beberapa pertanyaan kepada Ayano, diselingi oleh pertanyaan dari penonton yang ada.


Talkshow dengan Ayano Fujisawa

Ayano merasa senang masih banyak fans Kamen Rider Ryuki di Indonesia walaupun sudah 13 tahun sejak seri Kamen Rider Ryuki berakhir. Ayano juga menjelaskan bahwa dia harus melewati 5 tahap seleksi dan bersaing dari 1000 orang untuk mendapatkan peran Yui Kanzaki. Kamen rider favorit Ayano adalah Kamen Rider Ryuki karena keren. Sedangkan saat ditanya pendapatnya tentang Kamen Rider Knight, Ayano menjawab Ren (pemeran Kamen Rider Knight) itu terlalu keren. Jika menjadi rider ke-14 di seri Kamen Rider Ryuki, Ayano mengatakan ingin menggunakan advent gajah karena terlihat kuat untuk bertarung. Di akhir sesi, Ayano juga menceritakan hubungan dengan aktor-aktor Ryuki lainnya yang sampai sekarang masih sering bertemu dan mengirim ucapan ketika salah satu dari mereka sedang berulang tahun. Ayano juga merupakan fans berat Changer Black dari seri tokusatsu Changerman.

Ada juga talkshow bersama Yoshi dan Peter Sudarso, pemeran Power Ranger biru dari seri berbeda asal Indonesia, disertai dengan Chris Cantanda, seorang Youtuber sekaligus cosplayer pecinta seri Power Rangers asal Filipina. Mereka berbincang seputar karir mereka, serta tokoh-tokoh superhero yang mereka idolakan. Sudarso bersaudara juga senang bisa membanggakan Indonesia dengan menjadi kakak-adik yang sama-sama menjadi Power Rangers dari Indonesia, dan bahkan ada fans mereka yang menghadiahkan lukisan keduanya untuk Yoshi dan Peter. Yoshi dan Peter juga memperagakan pose “It’s Morphin’ Time” mereka masing-masing saat berperan menjadi Power Ranger.



Talkshow bersama Yoshi & Peter Sudarso dan Chris Cantanda



Sekian liputan Popcon Asia 2017 dari tim liputan Nippon Club! Terima kasih kepada panitia Popcon Asia 2017 yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik. Semoga Popcon Asia bisa tetap menjadi acara yang menyajikan beragam budaya pop serta menjadi sarana bagi para kreator lokal untuk berkarya. Tunggu artikel dan liputan dari Nippon Club yang berikutnya!

Artikel ini diliput oleh tim jurnalistik Nippon Club


Share this:

CHECK THIS OUT!!
J-Event - Sunday, August 13, 2017 | 9:27 pm
J-Event - Thursday, August 10, 2017 | 6:32 pm
J-Event - Thursday, August 3, 2017 | 8:19 pm
J-Event - Thursday, July 13, 2017 | 11:32 am
Top