Moral SD di Jepang

 Kemajuan suatu negeri tentu berakar mula dari didikan yang diberikan kepada anak anaknya. Minna san pernah berpikir kira kira seperti apa sih budaya mengajar untuk sekolah SD di Jepang? Ternyata setelah ditelusuri, orang Jepang mempunyai cara yang cukup unik dalam mengajari anak anak SD = w = Seperti apa sih cara mengajar mereka?

 Fokus pendidikan dasar di sekolah Jepang lebih menitikberatkan pada pentingnya pengajaran “Moral” kepada anak anak tersebut.

Moral tersebut akan menjadi fondasi yang ditanamkan “secara sengaja” pada mereka, untuk itulah di Jepang terdapat satu mata pelajaran khusus yang mengajarkan anak tentang moral.

Anak-anak diajarkan untuk memiliki harga diri, rasa malu dan jujur. Mereka juga dididik untuk menghargai sistem nilai, bukan materi atau harta. Sistem nilai moral diajarkan melalui empat aspek yaitu Menghargai Diri Sendiri, Menghargai Orang Lain, Menghargai Lingkungan dan Keindahan serta Menghargai Kelompok dan Komunitas. Keempatnya diajarkan dan ditanamkan pada setiap anak sehingga membentuk perilaku mereka.

 Budaya unik lainnya adalah adanya jadwal piket yang dibagikan kepada setiap kelompok dalam kelas. Anak anak akan kebagian untuk melakukan pekerjaan pekerjaan rumah tangga seperti membersihkan WC, menyapu lantai dan mengepel lantai. Dan Setiap anak tersebut harus melakukannya tanpa ada terkecuali. Dari hasil ini akan membimbing mereka untuk lebih mandiri dan menghormati orang lain.

 Dan lebih uniknya lagi ketika makan siang tiba, anak anak akan bergegas merapikan meja untuk digunakan makan siang. Makan siang itu dilayani oleh mereka sendiri secara bergiliran. Beberapa anak pergi ke dapur umum sekolah untuk mengambil trolley makanan dan minuman. Kemudian mereka melayani teman-temannya dengan mengambilkan makanan dan menyajikan minuman.

 Besarnya kekuatan industri Jepang, majunya perekonomian, teknologi canggih, hanyalah ujung yang terlihat dari negeri Jepang. Di balik itu semua ada sebuah perjuangan panjang dalam membentuk budaya dan karakter. Ibarat pohon besar yang dahan dan rantingnya banyak, asalnya tetap dari satu petak akar yang disebut “Pendidikan dasar”.

 sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2011/07/03/moral-di-sd-jepang-377536.html