[Interview] Namika Horigome, Cosplayer Asal Tiongkok yang Mahir Berbahasa Indonesia
J-Event - Wednesday, April 17, 2019 | 10:35 pm

Halo minna, pada Comifuro 12 Nippon Club berkesempatan untuk mewawacarai salah satu cosplayer pada event ini yaitu Namika Horigome. Bagi yang belum mengenalnya, Namika Horigome adalah seorang cosplayer Tiongkok asal Quanzhou yang tinggal di Jakarta. Namika Horigome sudah menginjak dunia cosplayer selama 3 tahun. Jika penasaran yuk simak wawancara berikut ini!

Q: Apa titik awal untuk memulai cosplay?
A: Karena saya wibu. Saya dari kecil suka menonton anime dan membaca komik terus saya melihat pakaian yang digunakan bagus, lalu saya kepikiran ingin membuatnya, oleh karena itu dari kecil saya sudah suka cosplay meskipun saya tidak tau apa cosplay itu. Dulu saya membuat kostum dengan biaya rendah seperti kain dililitkan saja, lalu saya berpikir itu mirip seperti jubah Akatsuki. Terus ketika saya sering menjelajah internet dan saya tau apa itu cosplay, lalu saya berkeinginan untuk cosplay.

Q: Bagaimana perjalanan dari awal belajar sampai sekarang?
A: Dari awal, saya sudah kenal dengan teman sesama wibu yang senang cosplay juga. Dia yang mengajarkan saya dari cosplay itu tidak boleh menggunakan rambut asli meskipun rambut karakternya hitam, jadi harus pakai wig hingga cara memotong wig seperti apa dan membuat bajunya seperti apa caranya. Terus kalau pipi kamu terlalu tebal tarik pakai tape, kemudian make up seperti apa. Banyak hal mengenai cosplay yang diajarkan oleh teman saya kepada saya.

Q: Menurut anda, apa sih definisi cosplay?
A: Definisi cosplay itu kan costume play, jadi kamu seperti bermain dengan kostum untuk menjadi karakter yang kamu inginkan, tidak selalu menjadi yang kamu suka sih ya, yang kamu inginkan lah istilahnya.

Q: Selama menjadi cosplayer, apa pengalaman menarik yang pernah dialami?
A: Saya bertemu karakter favorite saya, maksudnya cosplayer lain yang cosplay menjadi karakter favorit saya. Saya bertemu karakter favorit saya di dunia nyata ya begitulah, maaf saya wibu banget.

Q: Bagaimana pengalaman anda dalam menjadi guest dalam sebuah event?
A: Sebenarnya saya yang terlalu mengganggap diri saya public figure cuma waktu menjadi guest, saya deg-degan takut apa yang saya nilai benar atau karena dia karakter favorit saya, jadi saya beri nilai lebih yang seperti saya takuti, dan saya jaga sikap gitu.

Q: Menurut anda, skill apa yang paling penting dalam meperagakan suatu karakter?
A: Akting sih, soalnya kan tidak lucu kalau kamu menjadi karakter yang diam akan tetapi kamu sendiri banyak gerak, tapi waktu jalan sih tidak masalah, tapi saat waktu di panggung orang melihat hal itu aneh.

Q: Siapa cosplayer panutan anda selama ini?
A: Saya sangat suka Ying, cosplayer asal Hong Kong. Dia pernah menjadi guest di comifuro juga tapi dia sudah tidak menjadi cosplayer lagi sekarang, kalau yang masih aktif seperti Lenneth, dia membuat kostumnya itu bagus sekali bentuknya itu seperti pas badan dan Astarohime Koyu dari Rusia, dia membuat kostumnya itu sangat detail seperti dibuat satu per satu dengan tangan.

Q: Ada rencana kolaborasi dengan mereka?
A: kalau mereka mau ya saya mau banget.

Q: Ada karakter impian yang masih mau di cosplaykan atau sudah pernah di cosplaykan?
A: Karakter favorit saya sudah pernah saya cosplaykan semua, kalau buat yang belum kayaknya untuk saat ini tidak ada soalnya karakter favorit saya sudah saya cosplaykan semua.

Q: Apa suka dan duka dari cosplay?
A: Sukanya, ya saya dapat banyak teman yang sama wibunya dengan saya bahkan kadang ada yang lebih parah wibunya, kalau dukanya ya pelecehan, kadang-kadang kalau saya jadi kartakter perempuan yang bajunya agak terbuka ya suka dilecehkan sama orang-orang tidak tau diri ya biasanya tahu lah seperti apa.

Q: Untuk karir kedepan sebagai cosplayer?
A: Saya cuma ingin cosplay sampai saya bosan, saya tidak ada niat spesifik untuk hal lainnya.

Q: Kesan dan pesan untuk teman-teman semua?
A: Kalau mau cosplay tidak usah takut kayak “aduh gila saya jelek banget ya kalau saya jadi kalau gitu aduh gila saya hitam banget”, ada Namanya skill make up yang bisa di pelajari karena saya sering melihat orang yang tidak cosplay mukanya kotor gitu tapi setelah cosplay tiba-tiba mukanya jadi bagus seperti karakternya. Jadi ya, tidak usah takut dengan fisik kamu. Skill itu bisa dipelajari jadi tidak usah takut dengan skill juga, ya segitu aja.

Kami sangat berterima kasih kepada Namika Horigome yang telah meluangkan waktunya untuk menceritakan pengalamannya sebagai cosplayer kepada kami. Dan juga Namika Horigome membuka maid café yang bertemakan Fate/Grand Order Chaldea Girls bersama teman-temannya pada tanggal 17 Maret 2019 di Ole Café Rawa Belong, Jakarta. Bagi kalian yang mau bertemu dengannya bisa langsung ke cafénya. Semoga berjalan dengan baik dalam membuka cafénya dan terima kasih juga kepada panitia Comic Frontier 12 yang telah mengadakan event ini yang bisa membuat kami mengadakan wawancara tersebut. Nantikan wawancara dan artikel lainnya dari Nippon Club!

Penulis: Gachaman
Pewawancara: AngeL, Gachaman, Shiro00
Penyunting: NvM


Share this:

CHECK THIS OUT!!
J-Event - Sunday, September 15, 2019 | 8:07 pm
J-Event - Saturday, September 14, 2019 | 6:31 pm
J-Event - Saturday, September 14, 2019 | 9:06 am
J-Event - Thursday, September 12, 2019 | 6:20 pm
Top