Kolaborasi Sake dan Geigi, Niigata Sake with Furumachi Geigi

Konnichiwa minna-san! Semoga minna-san tetap berada dalam keadaan sehat. Apakah minna-san tahu mengenai Kota Niigata? Kota Niigata adalah bagian dari Chubu-Nihon (bagian tengah dari Jepang) yang terletak di pulau terbesar Jepang, Pulau Honshu. Pada artikel kali ini kita akan membahas Niigata Sake, Niigata Furumachi Geigi, dan sebuah projek kolaborasi Niigata Sake dan Niigata Furumachi Geigi.

Kota Niigata dikenal sebagai "Negara Salju", hal ini dikarenakan salju yang turun di sana bersih, dan airnya yang jernih.  Kota Niigata juga sering dikaitkan dengan beras dan sake oleh masyarakat Jepang.  Cita rasa sakenya yang khas membuat kota ini dikenal sebagai kota penghasil sake yang baik. Selain itu, Niigata juga terkenal dengan kuliner seafoodnya.

Salah satu produk sake mereka, yaitu Niigata Sake Selections. Niigata Sake Selections didirikan oleh Ataru Kobayashi pada tahun 2005. Ciri khas dari Niigata Sake Selections adalah "Tanrei Karakuchi" yang berarti sangat halus, ringan dan kering. Sake yang dijual Niigata Sake Selections menggunakan botol kaca sebagai penampung sake dan diberikan label dengan logo produsen sake di bagian tengah label.

Sebelum mendirikan Niigata Sake Selections, Ataru juga sempat pindah ke Amerika Serikat bersama istrinya dan bekerja di bidang bahan kimia spesialis selama 20 tahun. Ataru juga berhasil meneyelesaikan pendidikannya dan mendapat gelar Bachelor of Chemical Engineering di Hokkaido University dan gelar M.B.A di Washington University. Hingga akhirnya, Ataru mendirikan Niigata Sake Selection. Pada saat peresmian, Ataru sendirilah yang memilih 18 sake yang dibuat oleh 11 produsen untuk dijual dan didukung oleh prefekrur Niigata.

Sedangkan, Niigata Furumachi Geigi berasal dari Kawasan Furumachi yang merupakan kawasan pusat bisnis (Central Business District/CBD) di Niigata. Selain menjadi kawasan pusat bisnis, Furumachi juga merupakan kawasan geisha (Japanese entertainer) di Niigata. Asal mula dari Niigata Furumachi Geigi berawal dari Masa Edo. Niigata dulunya adalah kota pelabuhan dan perdagangan utama di jalur laut Kitamaebune. Komunitas Geisha pun dibentuk dan menghibur para tamu dengan pertunjukan yang elegan. Geigi (Geisha yang masih muda) menjadi simbol untuk kawasan Niigata Furumachi.

Melihat potensi dari Niigata Sake Selections dan Niigata Furumachi Geigi, sebuah projek untuk mengkolaborasi kedua hal yang berkaitan erat dengan Niigata muncul. Projek ini melibatkan empat produsen sake untuk melaksanakan projek penggabungan elemen Niigata Furumachi Geigi kepada Niigata Sake. Keempat produsen sake itu adalah Obata Shuzo (diwakili Manotsuru), Imayo Tsukasa, Kirinzan, dan Aoki Shuzo (diwakili Kakurei).

Keempat produsen sake ini terpilih karena rasa sake dan sensasi yang ditawarkannya sesuai dengan musim-musim yang terjadi di Jepang. Masing-masing dari empat produsen ini memberikan brand sake unggulan mereka untuk dijadikan empat varian sake yang tersedia dalam projek kolaborasi ini. Setiap varian sake mewakili satu musim yang terjadi di Jepang, dari musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.

Varian pertama, Sake Manotsuru dari Obata Shuzo yang mewakili musim semi. Sake Manotsuru memiliki rasa ringan, aroma beras yang manis, mata air yang segar, mineral, kering, fruity, dan floral. Maka sake ini cocok untuk mewakili dan diminum saat musim semi. Varian kedua, sake dari Imayo Tsukasa yang mewakili musim panas. Sake dari Imayo Tsukasa memiliki rasa menyegarkan, manis, bersih, kering, dan paling baik disajikan secara dingin. Maka cocok untuk mewakili dan diminum saat musim panas.

Varian ketiga, sake dari Kirinzan yang mewakili musim gugur. Sake dari Kirinzan memiliki rasa lembut, sedikit gurih, kering, fruity, manis, dan bisa disajikan secara dingin atau panas. Maka sake ini cocok untuk mewakili dan diminum saat musim gugur. Varian yang terakhir, Sake Kakurei dari Aoki Shuzo yang mewakili musim dingin. Sake Kakurei memiliki rasa floral, fruity, lembut, ringan, menyegarkan, kering, dan bisa disajikan secara dingin atau panas. Sake ini juga cocok untuk diminum bersama makanan khas Niigata yaitu seafood seperti ikan panggang, kerang, dan makanan laut lainnya.  Maka sake ini cocok untuk mewakili dan diminum saat musim dingin.

Pada desain kemasan yang dirancang oleh desainer Kiyokazu Shimizu, terdapat empat varian warna dengan motif kimono Geigi. Warna merah muda untuk musim semi, warna biru untuk musim panas, warna kuning untuk musim gugur dan warna putih untuk musim dingin. Selain dari warna, desain kemasan Niigata Sake with Furumachi Geigi juga menggunakan elemen lain seperti jenis burung dan jenis tumuhan untuk mewakili setiap musim.

Latar dari desain musim semi berwarna merah muda yang berarti kehangatan, juga warna bunga sakura. Ditambah dengan burung Whooper Swans, yang terbang dari Pulau Honshu ke Pulau Hokkaido melewati Niigata saat menjelang musim semi. Ditemani juga dengan bunga sakura yang hanya mekar pada musim semi. Latar dari desain musim panas berwarna biru muda yang berarti langit yang cerah saat musim panas. Ditambah dengan burung Japanese Thrush yang muncul pada musim panas di Jepang, ditemani dengan pohon Japanese Weeping Willow diatas sungai atau permukaan air.

Latar dari desain musim gugur berwarna kuning yang berarti warna kuning atau oranye dari daun yang berguguran saat musm gugur. Ditambah dengan daun momiji, daun Maple Jepang. Yang terakhir, latar dari desain musim dingin berwarna putih yang mewakili warna salju. Ditambah dengan burung Red-crowned Crane yang berkumpul pada musim dingin di Jepang. Ditemani dengan bola-bola salju yang turun dari langit.

Bunga yang ada pada desain kimono itu adalah bunga krisan (Chrysanthemum) atau Kiku dalam bahasa Jepang, yang berarti keberuntungan untuk kecantikan, peremajaan, dan umur panjang. Pola kimono yang digunakan kemasan ini menyerupai pola Seigaiha. Pola ini terbuat dari deretan gelombang laut yang membentuk pola membentuk kipas yang berarti keinginan untuk terus hidup damai, seperti ombak yang tenang. Projek ini telah memenangkan Bronze Award 2020 pada Pentawards dan Gold Award 2020 pada Muse Design Awards dalam kategori desain kemasan anggur, bir dan minuman keras.

Minna-san, demikian penjelasan mengenai projek Niigata Sake with Furumachi Geigi dan desainnya. Jangan lupa untuk menjaga diri dengan makan makanan bergizi, rajin mencuci tangan dan mengurangi keluar dari tempat tinggal. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Sumber:

niigatasake.com, niigata-cci.or.jp, pentawards.com, design.museaward.com, theartofsake.com, imayotsukasa.co.jp, artisanwineshop, sakeshop.com, kakurei.co.jp, huntedandstuffed.com

Penulis: Rra

Editor: Rika