
Tanpa disadari, kini seri Pokémon akan berumur 30 tahun di tahun 2026. Selama lebih dari 2 dekade, Pokémon telah dikenal sebagai seri game RPG yang paling ikonik, dengan para makhluk lucu yang digemari oleh orang sedunia. Namun selama waktu itu, Pokémon juga telah mendapatkan reputasi sebagai game dengan formula gameplay yang kaku dan konsisten dari game pertama di Game Boy, hingga rilis-rilis terbarunya di Switch 1 dan 2. Sejak awal rilis, petualang dalam game Pokémon selalu mulai dari sebuah kota kecil yang kemudian membuka menjadi dunia yang besar dengan ragam kota, dimana para pemain dapat menangkap atau melawan Pokémon lain menggunakan sistem turn-based disertakan dengan cerita yang linear.
Dengan penambahan Pokémon Legends: Z-A sebagai game terbaru, Pokémon berupaya untuk memberi para penggemar loyal Pokémon sebuah pengalaman baru yang berbeda dari game sebelumnya. Keseluruhan dari Legends: Z-A berlangsung di Lumiose City, sebuah kota besar di pusat Kalos Region, 5 tahun setelah berakhirnya cerita Pokémon X and Y. Selama berjalannya cerita, pemain akan menghadapi banyak Pokémon liar yang tiba-tiba mengalami mega evolusi terpaksa untuk menjaga keselamatan Lumiose City.

Eksplorasi dalam Lumiose city terbuka dan berfungsi seperti sebuah game open-world, dengan Wild Area sebagai tempat untuk menemukan Pokémon liar dan banyak side-quest yang tersebar di setiap bagian kota. Di sisi kombat, Pokémon battle tidak berjalan dengan sistem turn-based, melainkan dengan real-time battle. Pemain dapat menemukan trainer lain untuk melakukan Pokémon battle utamanya pada setiap malam hari, saat Z-A Royale berlangsung. Dalam Z-A royale, para trainer dapat saling bertanding untuk mengejar rank tertinggi dan menjadi trainer terkuat di seluruh region.
Dalam aspek Pokémon battle, Pokémon Legends: Z-A telah berhasil membawa pengalaman yang fresh bagi penggemar lama. Legends: Z-A mengadakan perubahan pada Pokémon move, dimana sekarang serangan dari Pokémon memiliki Area of Effect (AoE) dan cooldown yang bervariasi setiap move. Contohnya, flamethrower menjadi serangan yang melukai Pokémon dalam jangkauan sebuah garis lurus, berbeda dengan fire spin yang menjadi serangan lingkaran AoE kecil yang bertahan untuk beberapa detik dan melukai Pokémon yang diam dalam lingkaran tersebut. Cooldown sebuah move dan pemanggilan kembali Pokémon untuk menghadapi sebuah serangan juga dapat memberi aspek strategis yang memperdalam pengalaman pemain. Bagi pemain yang bosan terhadap sistem kombat turn-based yang lama, sistem real-time battle dapat memberi rasa seru tanpa terlalu menyederhanakan sistem yang sebelumnya sudah dikenal.

Namun, Lumiose City sendiri yang justru menjadi bagian yang kurang menarik dari keseluruhan Pokémon Legends: Z-A. Desain gedung yang repetitif di mana-mana membuat kota yang awalnya terlihat besar dan luas menjadi membosankan dan kurang mendorong pemain untuk melakukan eksplorasi. Meskipun game ini membawa banyak variasi Pokémon dari segala region, Wild Area yang menampung Pokémon-Pokémon ini tidak memiliki keunikan bioma, sebagian besar Wild Area yang tersedia berupa padang rumput dengan tambahan seperti perairan, gedung kecil yang tidak menunjukkan keunikan dari Pokémon yang tinggal dalamnya. Legends: Z-A banyak memanfaatkan 3D model yang sama untuk menghias dunianya, sehingga penampilan dari game ini terkesan monoton.
Secara utuh, Pokémon Legends: Z-A mampu menawarkan gameplay yang unik dalam seri game Pokémon. Melalui sistem eksplorasinya dan kombatnya, Pokémon telah membuktikan kemampuannya untuk berinovasi sebagai seri game yang telah bertahan lama. Penambahan fitur kombat baru yang lebih bergantung pada kemampuan reaksi pemain mampu memberi pengalaman seru yang sebelumnya kurang terasa dalam sistem turn-based. Akan tetapi, game ini kurang dapat memberikan lingkungan yang mengesankan untuk dieksplorasi. Lumiose City sebagai lokasi utama tidak dapat memberi impresi yang kuat karena kurangnya rasa keunikan yang dapat membedakan setiap wilayah di dalamnya. Meskipun demikian, masih terdapat banyak aspek lain dari game ini yang dapat dinikmati, seperti cerita, musik, maupun karakter-karakternya yang ada dalam Legends: Z-A. Jadi, bagaimana menurut kalian? Apakah sebaiknya Pokémon terus mencoba dan mengembangkan jenis gameplay yang baru?
Penulis: sugnom
Editor: yuyu
