Cover art Elden Ring Nightreign: The Forsaken Hollows (Sumber: en.bandainamcoent.eu)

Yaho minna-san! Siapa nih di antara kalian yang tidak asing dengan gim-gim Soulsborne dari FromSoftware? Pasti ada banyak Tarnished di sini yang hobi banget menguji kesabaran di The Lands Between, kan? Nah, kali ini kita akan mengulik konten terbaru dari spin-off Elden Ring, yaitu Elden Ring Nightreign. Baru-baru ini, gim survival co-op tersebut merilis sebuah DLC berjudul The Forsaken Hollows yang siap memberikan ujian kesabaran baru bagi kalian. DLC ini menghadirkan teror baru di Limveld yang dijamin akan membawa kekacauan dan memacu adrenalin, lho!

Bagi minna-san yang belum tahu, ekspansi konten berbayar ini sebenarnya sudah resmi dirilis sejak 4 Desember 2025 lalu. Setelah pertama kali diumumkan pada 11 November 2025, antusiasme para Tarnished langsung memuncak. Tak heran lagi, DLC ini membawa sejumlah konten baru, membuat gameplay biasa Nightreign semakin kaya akan variasi. Mulai dari kehadiran dua Nightfarers baru, area The Great Hollow, musuh serta boss baru, sampai Night Lords yang membawa tantangan berat. Benar-benar lengkap untuk memulai perjuangan baru, bukan?

Promo art Elden Ring Nightreign: The Forsaken Hollows Nightfarers (Sumber: en.bandainamcoent.eu)

Perkenalkan Scholar dan Undertaker, dua Nightfarer baru yang siap menemani minna dalam membasmi kegelapan! Mereka hadir dengan playstyle uniknya sendiri yang sangat kontras namun saling melengkapi dalam pertempuran melawan Night Lords. Hadirnya Nightfarer ini tentunya membuka pintu bagi strategi-strategi baru dalam komposisi tim saat berekspedisi.

Karakter pertama adalah The Scholar, seorang akademisi dari School of Hierodas yang mencari obat untuk penyakit penuaan dininya. Berbekal Magic dan Arcane yang sangat tinggi, ia sangat cocok bagi pemain yang gemar menyerang dari jarak menengah serta memberi dukungan dalam bentuk buffs. Scholar memiliki kemampuan pasif Bagcraft yang meningkatkan efektivitas consumable item dari setiap kategori. Ia juga dibekali dengan skill Analyze untuk memberikan buff ke dirinya sendiri atau debuff terhadap musuh yang diamati. Semakin lama ia menggunakan Analyze terhadap musuh, maka semakin kuat pula efek yang ditimbulkannya. Pada puncaknya, ia memiliki Ultimate Art bernama Communion yang dapat menghubungkan semua musuh serta rekan tim di jangkauannya. Dengan adanya kemampuan ini, damage akan tersebar antar-musuh dan sebagian dari damage tersebut diberikan kembali ke anggota tim untuk memulihkan HP.

Selanjutnya, ada The Undertaker, seorang biarawati bertubuh mungil yang menyimpan kekuatan fisik luar biasa. Jangan remehkan penampilannya, karena ia adalah petarung garis depan yang mengombinasikan Strength dan Faith menggunakan senjata palu. Berkat kemampuan pasif Confluence, energi Ultimate Art milik Undertaker akan terisi secara instan jika ada rekan yang mengaktifkan kemampuan mereka. Saat masuk ke mode Trance, gerakannya menjadi lebih luwes dan lincah. Dalam mode ini, kekuatan fisiknya meningkat secara ofensif dan defensif untuk setiap serangan yang mengenai musuh. Jika energinya penuh, ia akan otomatis menghindari serangan yang datang. Akhirnya, Ultimate Art miliknya yang bernama Loathsome Hex akan meluncurkannya seperti tombak mematikan yang otomatis melacak musuh asalkan berada dalam jangkauan.

Promo art: Divine Beast Dancing Lion (Sumber: store.steampowered.com)

Tentu saja, ekspansi ini tidak akan lengkap tanpa kehadiran ancaman baru yang lebih mematikan di The Lands Between. Bandai Namco Entertainment memperkenalkan The Dreglord, sebuah entitas mengerikan atau abomination baru yang siap dilawan oleh para Nightfarers. Kehadiran boss utama ini akan membuat bulu kuduk merinding, terutama bagi mereka yang belum siap mental menghadapi kengerian visual khas FromSoftware.

Selain The Dreglord, DLC ini juga menambahkan dua boss yang hanya muncul pada fase Day Three. Bagi para Tarnished veteran yang merasa bahwa base game-nya tidak cukup menantang, datangnya musuh-musuh baru ini menawarkan tingkat kesulitan yang lebih tinggi lagi. Untuk melawan mereka, persiapkan strategi matang dan koordinasi tim yang solid, karena satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi seluruh anggota tim.

Promo art: Shifting Earth, The Great Hollow (Sumber: eldenring.fandom.com)

Berbicara soal lokasi, Elden Ring Nightreign memiliki mekanik lingkungan unik bernama Shifting Earth. Fitur ini membuat lahan permainan mengalami perubahan geografis sangat besar setiap kali sesi permainan baru dimulai, mirip dengan elemen game roguelite. Hal ini memaksa para Tarnished untuk terus beradaptasi dan tidak dapat menghafal rute aman seperti sebelumnya. Dengan ini, gameplay semakin unik dan berbeda tiap kali main.

Wilayah Limveld kini juga diperluas dengan berbagai Points of Interest baru yang menunggu untuk dieksplorasi. Di balik keindahan visualnya yang memesona, area-area baru ini menyimpan rahasia cerita serta item berharga yang sangat berguna untuk bertahan hidup. Jadi, pastikan mata kalian selalu waspada saat menjelajahi setiap sudut The Great Hollow nanti, ya!

Promo art: Weapon-Bequeathed Harmonia (Sumber: eldenring.fandom.com)

Secara keseluruhan, The Forsaken Hollows adalah ekspansi konten yang sangat solid dan sayang untuk dilewatkan oleh para Tarnished. DLC ini terasa sangat worth it untuk pengalaman masif yang didapat, dari segi gameplay sampai area-area baru. Tidak hanya menambah durasi permainan dan memperdalam cerita The Lands Between, ekspansi ini sangat direkomendasikan bagi para pencinta genre survival co-op yang merindukan tantangan brutal Soulsborne. Jika minna sudah siap mental untuk mengulang terus-menerus melawan The Dreglord, segera persiapkan build terbaik dan hadapi keganasan Night’s Tide sekarang juga di platform masing-masing! Jangan sampai menjadi hollow di sana, ya!

Penulis: Toro

Editor: Rivvs

Sumber: Steam, Bandai Namco News, Elden Ring Fandom Wiki