Halo minna! Pada kesempatan kali ini, Nippon Club berhasil menyelenggarakan Karafuru Week dari tanggal 7–8 Maret dan tanggal 13–15 Maret di Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma Bandung yang ditujukan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Apa sih Karafuru Week itu? Karafuru Week adalah rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Nippon Club. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan serta mengenalkan anak-anak pada budaya Jepang dengan cara yang asyik. Kegiatan ini diselenggarakan selama 5 hari. Apa saja kegiatan yang dilakukan? Ayo simak terus artikel ini sampai akhir!

Pada hari pertama, Nippon Club memberikan penjelasan singkat mengenai Jepang terlebih dahulu. Berikutnya, anak-anak dikenalkan pada hiragana, yaitu penulisan bahasa Jepang berdasarkan suku kata. Kemudian anak-anak dibagikan kertas dengan kotak panduan untuk mencoba menulis huruf vokal dasar (a, i, u, e, dan o) dalam hiragana. Anak-anak terlihat antusias dan banyak yang berhasil menulis huruf-huruf tersebut. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian snack dan foto bersama.

Salah satu anak panti menunjukkan hasil menulisnya

Pada hari kedua, anak-anak dikenalkan pada berbagai macam bentuk origami. Origami berasal dari kata oru yang berarti melipat dan kami yang berarti kertas, yang berarti seni melipat kertas. Beberapa bentuk yang diajarkan yaitu origami ikan, kepala kucing, shuriken, peramal, dan kapal laut. Anak-anak antusias melipat kertas origami yang diberikan meski ada beberapa yang mengalami kesulitan. Akan tetapi, banyak juga hasil origami yang terlihat bagus, baik dibuat oleh anak-anak itu sendiri maupun dibantu panitia dan volunteer. Hadiah juga ada untuk anak-anak yang berhasil membuat banyak origami, loh!

Kegiatan melipat kertas origami bersama anak-anak panti

Hari ketiga berlanjut dengan pengenalan akan Teru Teru Bozu. Ini adalah boneka jimat yang dipercaya dapat menangkal hujan dengan cara menggantungnya di jendela. Anak-anak dibagikan tisu, pita merah, serta spidol untuk menggambar muka-muka yang lucu dan imut pada boneka yang sudah dibentuk. Boneka jimat yang dihasilkan cukup banyak dan, seperti hari sebelumnya, mereka yang berhasil membuat banyak berhak untuk mendapatkan hadiah.

Foto bersama anak panti membuat Teru Teru Bozu

Pada hari keempat, kegiatan dimulai dari senam pagi bersama sebelum anak-anak diperkenalkan dengan Yōkai, yaitu makhluk supranatural asal Jepang seperti Zashiki Warashi, Hahakigami, dan Tanuki. Untuk praktik, anak-anak diberikan topeng Kitsune serta alat warna untuk menghias topeng tersebut. Panitia dan volunteer juga turut membantu dalam menghias dan memasangkan topeng kepada anak-anak. Ada topeng yang terlihat imut dan ada juga yang terlihat keren. Seperti hari-hari sebelumnya, kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian snack, namun kali ini sambil menonton Chiikawa bersama.

Foto bersama anak panti menghias topeng Kitsune

Akhirnya, pada hari kelima, sebagai penutup, anak-anak dikenalkan pada benda-benda tradisional Jepang. Namun sebelumnya, kegiatan dibuka dengan menonton Doraemon dan senam pagi bersama. Benda-benda yang dikenalkan adalah kipas sensu, boneka Daruma, Maneki Neko, Kokeshi, dan Omamori. Anak-anak kemudian dibagikan kertas dan stik es krim untuk merakit kipas sensu yang mereka hias sendiri. Mereka antusias menghias kipas mereka masing-masing. Panitia dan volunteer membantu anak-anak untuk merakit dan menempelkan kertas yang sudah dihias untuk menjadi kipas sensu yang utuh. Sebagai penutup, anak-anak diberikan snack serta buku dan alat tulis sebagai bingkisan perpisahan.

Kegiatan menghias dan merakit kipas sensu

Sekian rangkaian acara Karafuru Week yang diselenggarakan selama 5 hari, menarik bukan? Selain bisa mengenalkan budaya Jepang kepada anak-anak, kita juga dapat berbagi kebahagiaan bersama mereka. Meski tidak mudah berkomunikasi dengan mereka, kami tetap dapat melakukan banyak kegiatan yang asyik, seru, dan tentunya bermanfaat. Sampai jumpa di kegiatan Nippon Club selanjutnya, minna!

Foto bersama panitia, volunteer, dan anak-anak panti

Author: Katapril

Editor: Yuyu