Yahallo, minna-san! Kalian pernah penasaran tidak siapa orang di balik suara karakter anime ataupun game favorit kalian? Pada hari Minggu, 18 Oktober 2026, Nippon Club menyelenggarakan webinar SEIYUU-NIVERSE, sebuah webinar daring melalui Zoom yang mengajak peserta mengenal lebih dekat dunia voice acting dan dubbing. Acara ini menjadi kesempatan bagi para penggemar anime dan budaya Jepang untuk mempelajari lebih jauh proses menghidupkan karakter melalui suara. Penasaran apa saja yang dibahas dalam acara ini? Yuk, simak artikel berikut!

SEIYUU-NIVERSE menghadirkan Kak Mohammad Valelloyda Zyane Aura Sheftine, pengisi suara Indonesia yang mengisi suara Marcel dari Mobile Legends: Bang Bang dan Arthur Boyle dari Fire Force dan Kak Putri Farkha Adilla Rakhm, pengisi suara Kasumi Miwa dari Jujutsu Kaisen dan Toru Hagakure dari Boku no Hero Academia.
Melalui webinar ini, peserta diajak memahami bahwa menjadi pengisi suara bukan hanya tentang memiliki suara yang bagus. Kemampuan akting, penghayatan karakter, pengaturan intonasi, serta ketepatan waktu merupakan aspek penting untuk menyampaikan dialog secara alami dan meyakinkan. Setiap karakter memiliki kepribadian dan emosi yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan tersendiri.
Peserta juga diperkenalkan proses produksi dubbing yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari penerjemah dan penyesuai naskah hingga sutradara suara serta editor audio. Setiap tahap memiliki peran penting dalam memastikan dialog sesuai dengan konteks cerita, karakter, dan durasi adegan.

Selain itu, SEIYUU-NIVERSE membahas preferensi penonton terhadap audio asli dan versi sulih suara. Keterikatan terhadap suara karakter, ekspektasi terhadap gaya akting, serta perbedaan bahasa dan budaya dapat memengaruhi pengalaman menonton. Meskipun demikian, setiap versi audio memiliki tantangan tersendiri dalam menyampaikan emosi dan menjaga keaslian karakter.
Tidak hanya membahas industri, webinar ini turut mengulas persiapan untuk menekuni dunia pengisi suara. Peserta diperkenalkan pada peralatan dasar, seperti mikrofon dan headphone, serta keterampilan yang perlu dikembangkan, mulai dari kemampuan vokal hingga pemahaman teknis audio. Penyusunan portofolio yang baik juga menjadi salah satu langkah penting bagi calon pengisi suara untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Melalui contoh latihan dialog, peserta dapat memahami bagaimana satu kalimat yang sama dapat disampaikan dengan emosi berbeda, seperti marah, terluka, atau tenang. Perbedaan intonasi, jeda, dan penekanan dapat mengubah makna emosional sebuah dialog. Hal ini menunjukkan bahwa pengisi suara tidak hanya menyampaikan kata-kata, tetapi juga membangun perasaan dan meyakinkan penonton terhadap karakter yang diperankan.

Melalui penyelenggaraan SEIYUU-NIVERSE, Nippon Club BINUS berharap dapat memperluas wawasan peserta mengenai industri pengisi suara sekaligus memberikan inspirasi bagi mereka yang tertarik menekuni bidang tersebut. Terima kasih kepada kedua pembicara dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Sampai jumpa di kegiatan Nippon Club berikutnya, minna-san! Matane!
Penulis: jL
Editor:ShiroZera
